Single, Double Or Naked Shot? Tentang Portafilter

Double Or Naked Shot? Single,

Setiap barista pastinya telah familiar dengan portafilter, karna untuk hidangan espresso memakai mesin kopi luwak garut espresso nyaris semua memerlukan portafilter. Barista mempersiapkan rasio pas pada kopi serta air, menggiling kopi pada level fine ground meletakannya dalam portafilter, tamped ground coffee, kesuksesan hidangan espresso tidak cuma pada rasio sistem tamping juga mempunyai dampak pada ekstrasi serta mempengaruh rasa.

Portafilter yaitu komponen perlu dari mesin kopi luwak garut espresso yang mana akhirnya, air panas juga akan dialiri dengan cepat menuju basket yang diisi ground coffee. Setelah itu juga akan mengalir lewat lubang akhir pada portafilter menuju cup, voila! Espresso nikmat tersaji singkat.

Untuk komponen portafilter sendiri nyatanya mempunyai ketidaksamaan sesuai sama keperluan hidangan espresso tersebut. Paling umum sisi portafilter terbagi dalam handle portafilter, filter basket, tension spring, serta spout.

Handle portafilter | Untuk mempermudah barista memegangnya waktu sistem persiapan, apakah itu memasukan ground coffee atau saat tamped ground coffee.

Filter basket | Disini wadah ground coffee sebelumnya terekstraksi, yang nanti air yang di-shot di bagian ini. Filter basket berlainan sesuai sama keperluan, untuk hidangan single shot pada basic basket relatif mengkerucut ke bawah serta titik hole lebih sedikit, sedang pada double shot filter basket mempunyai titik hole yang banyak pada basic basket serta semakin besar ukurannya dari basket single shot.

Tension spring | Basic pada portafilter dimana ini tempat menahan filter basket serta menghubungkan spout untuk mengalirnya espresso sesudah ekstraksi. Tetapi, untuk hidangan naked shot memakai portafilter tanpa ada tension spring berkunjung segera mengalir ke cup.

Spout | Adalah titik akhir dari tempat mengalirnya air yang sudah jadi liquid espesso, type spout juga berlainan ada yang mempunyai 1 aliran lubang saja, ada pula yang mempunyai 2 lubang aliran, bahkan juga 3 aliran ada juga sesuai sama keperluan.

Type Portafilter

Dalam keperluan menghidangkan espresso, apakah itu single shot, double shot atau naked shot butuh portafilter yang berbeda, mempunyai ketidaksamaan meskipun tidaklah terlalu banyak, mungkin saja pada modifikasi filter basket atau modifikasi lainnnya. Sebagian mesin

espresso tidak dapat dipasangkan dengan portafilter beda.
Pressurized Portafilters | kredit : search engine

Pressurized Portafilters

Step awal dari beragam portafilter yang ada, semakin lebih gampang dipakai untuk barista yang menginginkan belajar basic dari penyajian espresso. Diikuti dengan aliran air yang dipaksa mengalir ke lubang spout yang kecil menuju cup. Hingga begitu mempermudah, tidaklah perlu ketrampilan spesial serta tidaklah perlu cemas kekeliruan tamping.

Non-Pressurized/Comercial Portafilters

Perlu penyesuaian filter basket untuk hidangan espresso shot yang berlainan, tetapi aliran liquid espresso leluasa tidak dipaksa seperti pressurized. Yang banyak digunakan di coffee shop yaitu portafilter ini, karna sesuai sama keperluan untuk menghidangkan espresso dengan cepat.
Double Non-Pressurized, Single Non-Pressurized, Bottomless | kredit : nangka. org

Bottomless (Naked)

Portafilter ini di buat tidak ada basic tension spring di dalamnya, tak ada lubang aliran liquid menuju spout, air juga akan segera mengalir ke filter basket menuju cup. Kekurangan portafilter ini, butuh ketrampilan spesial waktu tamping, karna apabila tamping yg tidak pas, aliran liquid tidak rata pada satu titik.

Pod Portafilters

Masa Easy Service Espresso begitu mempermudah mereka yang menginginkan buat espresso, pada mesin semi automatic, dengan pod portafilter tidaklah perlu ketrampilan spesial. Cuma yakinkan ground coffee dengan tingkat grind yang baik.

Baca Juga: Teori Ekstraksi Rasa dengan Stove Top Moka Pot

Bookmark and Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *